Satu Hari Satu Kebaikan

“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.”  (an-Nahl/16:128).

Kebaikan merupakan perbuatan yang sangat menyenangkan, seperti  ketika seorang ayah pulang bekerja, anak membukakan pintu, menyapa hangat ayahnya, membantu ayahnya menyimpan tas, memberikan minum kepada ayahnya, atau meminjit puggung ayahnya,  tentu itu sangat menyenangkan hati ayahnya. Perasaan cinta dan sayang semakin tumbuh diantara ayah dan anak.

Ketika seorang ibu kelelahan mengurus rumah, tiba-tiba anaknya menawarkan bantuan untuk membantu, memberikan minum ibunya tentu akan membuat ibu yang lelah akan Kembali segar, hilang semua lelahnya. Ibu akan merasakan bahagia  dengan perilaku anaknya tersebut.

Perilaku berbuat kebaikan  yang dilakukan seorang anak  akan menjadi suatu kebahagiaan bagi orang tuanya. Ketika seorang anak melakukan kebaikan bukan hanya kepada orang tuanya, namun kepada orang lain di lingkungannya tentu akan menumbuhkan perasaan bahagia pada  orang-orang di lingkungannya.

Kebiasaan berbuat kebaikan sejak dini diharapkan akan menjadi kebiasaan yang membentuk karakter anak dimasa depannya. Kebiasaan berbuat baik yang dilakukan seorang anak diharapkan akan menciptakan kebaikan pada orang-orang di lingjungannya, saling menularkan kebiasaan berbuat kebaikan dan menciptakan sebuah lingkungan yang kondusif dalam kebaikan.

Untuk menciptakan lingkungan yang senantiasa melakukan kebaikan, TK Salman meluncurkan program penanaman pembiasaan dengan nama ”Satu Hari Satu Kebaikan”.

Program ini diluncurkan pada hari Jumat tanggal 4 September melalui Gmeet. Anak-anak dan guru saling berdiskusi tentang  makna  berbuat kebaikan, manfaat berbuat kebaikan, tujuan berbuat kebaikan dan melihat kebiasaan Rasululloh dan para sahabat yang setiap hari melakukan kebaikan. Untuk mengikat makna tentang kebaikan diakhir kegiatan anak-anak dan guru membuat pohon kebaikan.

Sebelum pelaksanaan guru membagikan kegiatan yang akan dilakukan kepada orang tua dan meminta bantuan orang tua untuk membantu dengan memberi pendampingan dan memfasilitasi media yang dibutuhkan anak.

Setelah peluncuran program, setiap hari masing-masing anak menceritakan perbuatan baik yang telah dilakukan. Guru memberi penghargaan kepada anak yang telah melakukan kebaikan. Pada akhir kegiatan pembelajaran  guru memotivasi anak-anak agar senantiasa berbuat kebaikan.

Program satu hari satu kebaikan diharapkan menjadi sebuah pengingat untuk anak-anak agar senantiasa berbuat kebaikan sehingga rahmat dan berkah Alloh semoga tercurah kepada anak-anak  bahkan kepada orang tua dan guru yang terus memotivasi anak berbuat kebaikan. Satu hari satu kebaikan akan  tertanam sampai mereka dewasa untuk senantiasa berbuat kebaikan.