WEBINAR PARENTING BIMBINGAN DAN KONSELING LEVEL 6

(“Orang Tua Tangguh – Pintu Anak Berkarakter Syurga” Bersama H. Aris Ahmad Jaya, DVM.MM.)

 

“Mendidik tidak bisa mendadak, mendadak tidak bisa mendidik” itulah sebuah penggalan kalimat yang terlontar dari seorang motivator dan training building nasional Bapak Aris Ahmad Jaya, DVM.MM. saat mengisi acara  Webinar Parenting Bimbingan Dan Konseling SD Salman Al Farisi yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 22 agustus 2020.

Webinar Parenting ini merupakan salah satu Program Bimbingan dan Konseling SD Salman Al Farisi yang bertujuan untuk mensinergikan pola penanganan peserta didik antara di rumah dengan di sekolah.

Webinar ini dikhususkan untuk orang tua  dan guru kelas 6 SD Salman Al Farisi dengan mengusung tema “Orang Tua Tangguh – Pintu Anak Berkarakter Syurga”.

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 2.5 jam ini memberikan banyak pengetahuan bagi kita khususnya orang tua dan guru dalam hal pengasuhan yang diterapkan kepada anak-anak yang pada saat ini sedang dalam tahap menuju masa remaja

Dalam webinar parenting kali ini Bapak H. Aris Ahmad Jaya, DVM.MM. memberikan 4 kunci bagi orang tua agar mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki buah hati, yakni IQ, EQ, SQ dan AQ.

Kata IQ, EQ dan SQ merupakan kata yang sudah tidak asing bagi kita namun ketiga kecerdasan tersebut tidaklah cukup untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki buah hati,  AQ (Adversity Quotient) merupakan suatu kecerdasan yang perlu dimiliki oleh anak untuk dapat menghadapi sebuah tantangan, perubahan dan ujian dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap orang tua pastinya memiliki harapan yang luar biasa terhadap buah hatinya, harapan yang bersifat duniawi dan harapan yang bersifat syurgawi.  Namun bukanlah hal yang mudah untuk mendapatkan tife anak yang berkarakter syurga, yang Tangguh, kokoh dan kuat dalam menghadapi setiap tantangan dalam hidupnya.  Bapak H. Aris Ahmad Jaya menuturkan terdapat 3 tife 3 orang tua dalam membersamai buah hatinya :

1.          Orang Tua Nyasar

Tife orang tua ini merupakan tife orang tua yang tidak tahu perkembangan anak, mereka tidak tahu kapan anak perempuannya mendapat haid pertama, mereka tidak tahu bagaimana anak berproses dari kecil, anak-anak dan menuju remaja

2.         Orang Tua Bayar

Tife orang tua ini merasa cukup sudah memberikan fasilitas mewah terhadap anak, menyekolahkan ditempat yang bonfid namun secara fisik dan psikis tidak pernah hadir buat buah hati.

3.         Orang Tua Sadar

Tife orang tua ini adalah tife orang tua yang sadar bahwa anak adalah tanggung jawab yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT.

Marilah kita menjadi orang tua sadar yang dapat “menangkap kebaikan anak, menjadi teman curhatnya, mengisi tangki hatinya dengan cinta  dan menjadi tauladan buat anak sehingga kita dapat menjadi fasilitator bagi anak-anak untuk memiliki akhlaq berkarakter syurga. (Eti Nurhayati, S.Psi. – Guru BK).