Kehidupan sekolah di Salman Al Farisi Bandung adalah sebuah perjalanan yang penuh warna dan makna.
Pembiasaan yang mendukung semua siswa di setiap momen di Salman Al Farisi Bandung adalah kesempatan untuk meraih potensi maksimal dan membentuk kenangan tak terlupakan.
Kami memiliki berbagai kegiatan dan pembiasaan yang dirancang untuk mendukung perkembangan holistik siswa. Pembiasaan solat sunat dhuha sebelum memulai kegiatan pembelajaran, sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kami juga mendorong siswa untuk aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, seperti seni, olahraga, dan kegiatan sosial, untuk mengembangkan minat dan bakat mereka di luar kelas.
Siswa didorong untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan sekolah.
Siswa didorong untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan sekolah, tidak hanya meningkatkan pertumbuhan pribadi tetapi juga memupuk rasa kebersamaan dan persaudaraan di antara siswa.
Lingkungan yang inklusif dan mendukung semua siswa.
Lingkungan yang inklusif dan mendukung semua siswa, di mana siswa merasa diterima dan dihargai, melalui musyawarah kelas, proyek kolaboratif, dan kegiatan amal.
Kami menyediakan tranportasi jemputan siswa yang dikelola oleh Koperasi Salman Al Farisi. Transportasi akan memudahkan orang tua untuk memastikan kondisi siswa selama kegiatan sekolah.
Sarapan menjadi kebutuhan setiap siswa untuk mempersiapkan diri sebelum belajar, dikelola oleh Koperasi Salman Al Farisi — pilihan bagi orang tua yang tak sempat menyiapkan sarapan.
Makan siang diberikan kepada seluruh siswa pada pukul 12.00 WIB, dipersiapkan oleh dapur umum setiap hari.
Pengalaman terbaik adalah perjalanan membentuk dan memperkaya diri. Potensi diri akan muncul di lingkungan diskusi yang mendalam, eksperimen dan proyek kolaboratif yang membangun.
Sepuluh karakter utama yang dibentuk sejak dini untuk mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan siap berkontribusi bagi dunia.
Individu yang memiliki pemahaman dan keyakinan terhadap Allah, Tuhan yang Maha Esa, serta memiliki kesadaran untuk menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya.
Individu yang mampu mempertahankan konsistensi, bertanggungjawab, dan komitmen serta teguh pada prinsip dan nilai-nilai yang diyakini (sidiq, amanah).
Individu yang memiliki keteguhan hati, kekuatan pendirian, kepercayaan dan pengendalian diri dalam mempertahankan serta memperjuangkan kebenaran secara bijaksana.
Individu yang memiliki motivasi berkompetisi, dengan semangat juang yang tinggi untuk mencapai keunggulan, dan beradaptasi dalam perkembangan zaman guna mencapai tujuan (fastabiqul khairat).
Individu yang bertanggung jawab atas dirinya sendiri, berinisiatif dalam mengembangkan diri tanpa bergantung pada bantuan orang lain serta memahami kebutuhan diri.
Individu yang memiliki fisik dan mental yang kuat, optimis menghadapi berbagai tantangan yang pantang menyerah, dengan memiliki sikap sabar dan tawakal.
Individu yang memiliki kemampuan mengenali, memahami, merasakan dan merespon kondisi sesama manusia serta makhluk hidup lainnya, dan menunjukkan sikap kasih sayang.
Individu yang memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah secara bijak, efektif, proaktif, dan berpikir kritis berlandaskan nilai-nilai Islam.
Individu yang memiliki kemampuan untuk menghormati, menghargai dan menerima perbedaan untuk hidup berdampingan secara damai.
Cakap adalah kondisi di mana individu mampu menguasai dan menggunakan IPTEK, berkomunikasi secara efektif, serta berkolaborasi lintas sektor secara adaptif untuk memecahkan masalah secara kritis di berbagai bidang (fathonah, tabligh).